LAVEAS
Konsultasi Gratis
Studi Kasus · Lemari & Wardrobe

Wardrobe Sliding Kamar di Bogor

Rancangan wardrobe di Bogor ini memakai pintu sliding putih dan motif ash muda untuk kamar. Penyimpanan memanfaatkan tinggi ruang, sementara daun pintu bergerak ke samping sehingga tidak mengambil area di depan tempat tidur.

BogorLokasi
Sliding KamarKonsep Desain
2025Tahun Selesai
Kondisi sebelum dikerjakan — Wardrobe Sliding Kamar di Bogor
Hasil setelah dikerjakan — Wardrobe Sliding Kamar di Bogor
Tantangan

Menyimpan pakaian tanpa membuat jalur di sisi tempat tidur sempit

Pada visual awal, bidang dinding belakang masih kosong dan sisi tempat tidur sudah mengambil sebagian ruang. Rancangan wardrobe untuk kamar di Bogor ini perlu menampung pakaian harian tanpa mengganggu langkah menuju pintu atau jendela. Menentukan lebar lemari saja belum cukup; cara membuka pintu dan mengambil isi laci juga perlu dipikirkan sejak awal. Pakaian yang digantung, kaus lipat, serta barang kecil membutuhkan tempat berbeda. Jika semua bagian dibuat berupa rak, kemeja akan mudah terlipat dan isi lemari cepat bertumpuk. Sebaliknya, ruang gantung yang terlalu besar dapat menyisakan banyak ruang kosong di bawah pakaian pendek. Pembagian modul harus mengikuti barang yang benar-benar akan disimpan. Posisi tempat tidur membatasi ruang untuk pintu ayun. Bagian atas juga sebaiknya tetap berguna, meskipun tidak nyaman dijangkau setiap hari. Karena itu, rancangan memisahkan barang harian dari barang yang jarang dipakai. Akses ke rel bawah, jarak antara daun pintu, dan lebar bukaan laci harus diperiksa bersama agar lemari tetap mudah digunakan serta dibersihkan.

Solusi

Pintu bergeser ke samping, barang harian berada dalam jangkauan

Dua daun pintu bergerak pada rel yang sejajar dengan muka lemari. Saat satu sisi dibuka, sisi lainnya tertutup oleh daun yang bergeser. Susunan ini menjaga area di depan tempat tidur tetap tersedia. Warna putih dipadukan dengan motif ash muda agar bidang lemari terasa ringan tanpa memerlukan cermin besar di dalam kamar. Area gantung ditempatkan di atas laci internal, sedangkan rak menampung pakaian lipat dan kotak kecil. Kabinet overhead disiapkan untuk barang yang tidak diambil setiap hari. Pembagian laci mengikuti lebar bukaan pintu, sehingga laci dapat ditarik tanpa tersangkut daun yang sedang berada di sampingnya. Tarikan yang masuk ke bidang pintu juga menjaga muka kabinet tetap sederhana. Material yang direkomendasikan ialah multipleks berlapis HPL dengan tepi tertutup edging ABS. Sistem rel dan peredam dipilih sebagai satu perangkat yang sesuai berat pintu. Sebelum produksi, ukuran kamar, posisi stopkontak, dan jarak ke tempat tidur perlu dikonfirmasi. Diskusi bisa dimulai dari jumlah pakaian gantung, kebutuhan laci, serta barang yang ingin dipindahkan dari luar lemari.

Korpus lemariMultipleks 18 mm berlapis HPL putih pada bagian dalam; tepi panel ditutup rapi sesuai pembagian modul
Pintu geserPanel multipleks 18 mm dengan HPL putih matte dan motif ash muda; dua daun bergerak pada jalur terpisah
Panel belakangMultipleks 9 mm dengan pelapis interior putih; pemasangan memperhatikan kondisi dinding dan akses servis
Sistem relRel aluminium atas dan bawah dengan roda berpemandu; kapasitas dipilih mengikuti bobot serta ukuran daun pintu
Peredam pintuPerangkat soft-close yang kompatibel dengan sistem rel; setelan akhir diperiksa setelah kabinet terpasang
Handletarikan aluminium warna silver pada tepi daun pintu agar tidak menonjol ke jalur berjalan
Rak penyimpananMultipleks 18 mm berlapis HPL putih; sebagian rak dapat diatur tinggi mengikuti kelompok pakaian
Area gantungBatang gantung stainless steel dengan dudukan metal; panjang bentang disesuaikan dengan pembagian kabinet
Laci internalKotak laci multipleks berlapis interior putih dengan rel soft-close sesuai beban dan ukuran modul
Detail tepiEdging ABS pada sisi panel terbuka, plinth tertutup, dan filler mengikuti bentuk dinding hasil pengukuran

Ingin Konsep Serupa untuk Rumah Anda?

Konsultasi & survey lokasi gratis, tanpa komitmen.

Hubungi Tim Kami